Selasa, 24 April 2018

Kok Bisa Sih Tubuh Wanita Lebih Bugar Daripada Pria ?

Penelitian Beltramme dari rekan-rekan dalam jurnal Applied Physiology, Nutrition and Metabolism tahun 2017 memaparkan hasil yang mengejutkan. Mereka menyatakan bahwa Wanita memiliki kebugaran yang lebih tinggi dari pada laki - laki. Benarkah penelitian mengatkan seperti itu ? Lantas apa isi dari penelitian itu ? Simak ringkasannya dibawah ini..

Bagaimana dapat dikatakan seperti itu ?
Dengan melibatkan 18 orang yang diantaranya 9 laki-laki dan 9 perempuan berusia 18-30 tahun serta kesamaan angka Indeks Massa Tubuh (IMT) dan memiliki tingkat aktivitas fisik sehari yang cukup tinggi. Memberikan fakta yang cukup mencengangkan, bahwa lebih cepatnya pengolahan oksigen dalam tubuh wanita saat dilihat dari kondisi otot wanita dalam mengolah oksigen.


Setelah semua responden melakukan pemanasan, mereka diminta untuk berlari di atas treadmill dimulai dengan kecepatan berjalan. Kecepatan treadmill lalu ditingkatkan hingga mencapai 80 persen dari denyut jantung maksimal mereka. Latihan yang diberikan ini merupakan latihan dengan kategori intensitas sedang.

Semua responden diukur dengan banyaknya oksigen yang mereka gunakan saat latihan dan seberapa banyak karbon dioksida yang mereka produksi.

Pengukuran spesifik yang dilakukan pada penelitian ini adalah melihat seberapa cepat ambilan oksigen akan meningkat dari kondisi istirahat ke fase latihan yang diberikan.

Lalu Apa Kesimpulan dan Detailnya ?
Dari penelitian ini menunjukan bahwa wanita lebih cepat beradaptasi terhadap latihan yang diberikan yakni dalam waktu 30 detik, sedangkan pria membutuhkan waktu 42 detik untuk menyesuaikannya. Peneliti juga menemukan bahwa kelompok wanita dalam penelitian ini bisa menyalurkan oksigen ke jaringan-jaringan tubuh lebih baik. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa secara konstan pengolahan oksigen terjadi sekitar 30 persen lebih cepat pada wanita daripada pria.

Penelitian ini jgua menunjukan bahwa otot-otot wanita mengeluarkan oksigen dari darah lebih cepat. Sehingga secara ilmiah dapat dikatakan wanita memiliki sistem kebugaran aerobik yang lebih tinggi daripada pria.

Oleh karena itu, dengan lebih cepatnya wanita mengolah oksigen di dalam tubuh diduga wanita akan tidak lebih mudah mengalami kelelahan otot dan cenderung lebih bisa menunujukkan performa olahraga yang baik.

Temuan kontroversial ini masih perlu didalami lebih jauh lagi untuk mengetahui kebenarannya. Beltramme akan melakukan penelitian serupa yang lebih luas dan lebih spesifik pada para atlet profesional.

Beltramme mengatakan, untuk sekarang ini meskipun pria biasanya dikaruniai oleh tubuh yang lebih kuat tapi kondisi ini tidak bisa menyatakan bahwa kuatnya tubuh pria menandakan ia lebih bugar secara keseluruhan dibandingkan wanita.

Ulasan
Heran bukan dengan hasil penelitian seperti itu ? Maka dari itu, untuk kalian para young ladies, jangan mempersulit keadaan Anda untuk menjadi sehat. Karna dari penelitian ini kita dapat menyimpulkan bahwa stamina yang dimiliki oleh seorang wanita dewasa lebih kuat dari pada stamina yang dimiliki laki - laki dewasa.

Pesan dari saya untuk para wanita muda, jangan bermalas diri untuk melakukan olahraga yaa. Karna jika Anda teliti lebih dalam lagi, manfaat berolahraga itu bukan hanya untuk kebugaran badan Anda semata, karna telah banyak fakta terkait mengenai itu. Seperti olahraga dapat membuat kecantikan Anda bertambah, cantik secara kulit, wajah yang cerah serta yang terpenting adalah berkurangnya kadar depresi dalam diri.

Terimakasih telah menyempatkan diri untuk membaca artikel ini, semoga bermanfaat..

Berbahayakah Lemak Perut dan Lemak Paha ?

Jika Anda perhatikan, ada orang bertubuh gemuk dengan kumpulan lemak di perut, sementara sebagian lainnya memiliki kumpulan lemak di paha. Tahukah Anda kalau perbedaan letak lemak ini bisa mengindikasikan bahaya yang berbeda pula ?

Sebenarnya kumpulan lemak ini, entah itu di paha atau perut, tetap dapat membahayakan kesehatan dan bisa menimbulkan risiko penyakit tertentu. Namun ternyata lemak perut harus lebih diwaspadai ketimbang lemak paha.

Dilansir dari laman Forbes, orang yang punya tumpukan lemak perut biasanya punya lemak viseral (lemak yang menempel pada beberapa bagian organ dalam tubuh) yang cukup banyak. Hal ini jauh lebih berbahaya daripada tumpukan lemak di bawah kulit seperti di pinggang, paha, atau lengan.


Resiko Lemak Diperut
Seperti apa yang telah dikatakan oleh Samuel Dagogo-Jack, MD, dari American Diabetes Association, bahwa lemak di perut dapat menyebabkan racun bagi sistem kerja tubuh. Lemak ini akan mempercepat terbentuknya bahan kimia sitokin di dalam tubuh, hal ini mengakibatkan meningkatkan peluang penyakit jantung. Hal ini juga membuat tubuh Anda kurang sensitif terhadap insulin sehingga menyebabkan terkena penyakit diabetes. Tak berhenti sampai di situ, risiko kesehatan lain yang mungkin Anda terima yakni tekanan darah meningkat, stroke, bahkan sleep apnea.

Cara Mengetahui Apakah Anda Memiliki Lemak Pada Bagian Perut
Ada cara mudah untuk mengetahui apakah lemak di perut Anda bahaya atau tidak. Ukuran lingkar pinggang normal bagi wanita adalah kurang dari 80 cm, sedangkan pada pria harus kurang dari 90 cm. Maka, saat ukuran pinggang Anda lebih dari angka tersebut akan semakin besar bahaya yang dapat berakibat pada kesehatan. Mudah bukan ? Alat yang dibutuhkanpun hanya pita meter yang bisa dilingkarkan pada perut Anda.

Cara Mengatasi Lemak Berlebih Pada Perut
  • Konsumsi makanan berserat tinggi seperti apel, wortel, dan makanan whole grain dapat membantu mengendalikan berat badan. 
  • Jangan terlalu sering mengonsumsi makanan ringan seperti snack yang terdapat ditoko modern. Karena makanan jenis ini mengandung lemak trans, gula, dan garam yang semuanya dapat menyebabkan lemak di sekitar perut. 
  • Rutin melakukan latihan fisik bisa sangat membantu dalam mengurangi atau mencegah lemak perut. Misalnya Anda dapat melakukan latihan dasar pilates dan yoga untuk meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan otot perut, selain itu latihan aerobik seperti bersepeda, berenang, dan berjalan kaki dapat memperbaiki kesehatan kardiovaskular dan mengurangi kemungkinan penyakit jantung.
Nah jadi kalian sudah bisa menyimpulkan bukan ? Bahwa lemak dibagian perut jelas lebih berbahaya bila dibandingkan lemak di bagian paha. Maka dari itu, segerakan diri Anda untuk menjalani pola hidup sehat sebelum kesehatan itu menjadi barang yang sangat langka dan mahal.

Terimakasih sudah menyempatkan diri untuk membaca Artikel kami mengenai bahaya lemak perut dan bahaya lemak di area paha. Semoga dapat bermanfaat bagi Anda yang membacanya. Sekian kami ucapkan, semoga bermanfaat..